Pilihan Kombinasi Warna Untuk Menciptakan Desain yang Cantik

Kombinasi Warna yang pas sangat memengaruhi hasil desain yang dibuat oleh desainer grafis dalam menghasilkan sebuah karya. Pesan yang ingin anda sampaikan dari karya anda juga salah satunya dapat dilihat dari bagaimana anda memilih warna. Namun menghasilkan warna yang sempurna juga bukanlah hal yang mudah, bahkan kadangkala menyita cukup banyak waktu anda.

Tentunya akan lebih mudah jika anda dapat mengambil beberapa referensi yang sesuai dengan proyek desain anda. Berikut ini kamu akan membagikan gabungan warna-warna cantik yang dapat menghasilkan karya yang menakjubkan.

Konsep Warna Dalam Desain Grafis

Warna sendiri memiliki dua pengertian yakni secara subyektif dan obyektif, secara obyektif warna adalah sifat cahaya yang dipancarkan sedangkan secara subyektif warna adalah bagian dari pengalaman indera penglihatan. Indera manusia dapat menangkap cahaya dengan panjang gelombang 380 hingga 780 nanometer, yang mana cahaya antara dua jarak nanometer dapat diuraikan menjadi warna-warni pelangi atau spectrum.

Kombinasi Warna
Kombinasi Warna

Warna tampak karena adanya cahaya yang menimpa benda, kemudian benda tersebut memantulkan cahaya ke retina. Sebagai contoh benda berwarna merah dikarenakan sifat pigmen benda tersebut memiliki warna merah sehingga warna lainnya terserap. Dalam ilmu desain, warna memiliki peran penting yakni untuk mempertegas dan memperkuat kesan maupun tujuan dari suatu karya.

Lebih jauh warna dipakai pada symbol-simbol grafis guna mempertegas maknanya, seperti merah, kuning, dan hijau pada traffic light. Warna mampu menciptakan impresi yang cepat dan kuat, bahkan menimbulkan efek-efek tertentu. Efek tersebut diantaranya memengaruhi perilaku, memengaruhi penilaian estetis serta sebagai penentu suka tidaknya seseorang terhadap suatu benda.

Selain itu warna juga secara umum mampu mendefinisikan karakter seseorang, seperti hitam yang melambangkan kegelapan, putih melambangkan cahaya, merah melambangkan dominan, dan masih banyak lagi. Dari banyaknya warna tersebut Louis Prang membaginya kedalam beberapa bagian yang disebut dengan atribut warna atau Prang System.

Pembagian warna tersebut meliputi:

  • Hue, menunjukkan nama dari suatu warna seperti kuning, hijau, merah, dsb
  • Value, dimensi kedua ini merujuk pada terang gelapnya sebuah warna. Sebagai contoh adalah tingkatan warna dari putih ke hitam
  • Saturation atau Intensity, disebut pula dengan chroma yang mana dimensi ini merujuk pada cerah suramnya suatu warna.

Baca juga : Cara Memperbesar Ukuran Foto

Selain Prang System ada banyak sistem warna lain, yang paling populer digunakan dalam industri visual cetak adalah sistem CMYK yang membagi warna dasarnya menjadi Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Sedangkan untuk industry media visual elektronika menggunakan RGB Color System.

Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam menggunakan warna untuk keperluan desain grafis diantaranya:

  • Color Wheel, merupakan teori dasar warna yang digambarkan berbentuk roda atau lingkaran. Beberapa aturan dasarnya adalah Monochromatic Color, warna analog, warna pelengkap, dan warna triad
  • Ruang pada warna, ruang dan bentuk akan memengaruhi warna. Ruang yang besar menghasilkan warna yang lebih terang.
  • Kontras warna, kondisi ini dipengaruhi oleh warna lain yang ada disekitarnya. Teori yang lebih sederhana adalah antara gelap dan terang yang mana latar belakang dengan warna gelap biasanya meningkatkan kontras sedang dengan warna terang justru menurunkan kontras.
  • Psikologi warna, sesuaikan desain dengan target yang dituju untuk menghasilkan komunikasi visual yang efektif, serta membangun kesatuan rasa dengan para pembaca visual.
  • Bidang warna, pemberian garis pembatas pada warna memiliki fungsi melindungi warna agar tidak menyebar kesekelilingnya.. semakin tebal garis pembatas maka semakin tegas pula warna dalam bidang, dan sebaliknya.

Kriteria Memilih Warna

Agar menghasilkan karya yang menarik dan mendapatkan penilaian estetis yang bagus dari siapapun yang melihatnya, ada beberapa kriteria yang harus anda perhatikan yaitu:

  • Gunakan warna gelap pada latar belakang
  • Pilih warna yang cerah untuk foreground seperti hijau, putih, dsb
  • Hindari menggunakan warna hijau atau coklat pada latar belakangnya
  • Kombinasi warna serta kecerahan pada foreground dan latar belakang harus kontras
  • Gunakanlah warna dengan bijaksana, sesuai kebutuhan untuk menarik perhatian, menjalin hubungan antar elemen-elemen, melakukan komunikasi terarah serta identifikasi status
  • Untuk layar yang mayoritas berisi teks, warna dapat membantu pengguna saat ingin mencari bagian-bagian tertentu
  • Jangan menggunakan warna pada pekerjaan yang bersifat non task

Kombinasi Warna Menarik Untuk Desain Grafis

Berikut ini kami akan menyajikan beberapa kombinasi warna yang menarik yang bisa anda jadikan sebagai bahan referensi desain:

  • Teal coral turqoise and grey

Kombinasi dari warna-warna yang sejenis menghasilkan kesan desain yang kalem serta elegan sehingga sangat cocok digunakan untuk desain yang sederhana.

Baca juga : Cara Memotong Video

  • Deep pine green, orange, and light peach

Kombinasi yang dihasilkan dari warna ini membuat desain tampak semakin mencolok, warna-warna terangnya akan menarik perhatian siapapun yang melihat. Kombinasi ini cocok digunakan pada desain yeng bertema santai, berjiwa muda serta penuh energy.

  • Navy, almond, red orange and mango

Kombinasi warna mencolok yang cocok untuk desain dinamis serta ceria. Dengan mengkombinasikan warna terang memberikan kesan ketegasan dan keberanian sehigga cocok juga digunakan untuk desain yang serius.

  • Neutral versatile

Kombinasi dari warna yang dihasilkan memberikan kesan netral namun tetap menarik perhatian. Sehingga kombinasi ini dapat dimanfaatkan untuk semua keperluan desain, baik itu desain yang serius dan professional maupun desain yang bersifat santai.

  • Dark and earthy

Kombinasi ini terinspirasi dari warna yang sering tampak pada gurun, menampilkan kesan yang dramatis dan kontras pada karya yang sedang anda buat. Kombinasinya cocok digunakan untuk desain yang bersifat formal dan serius.

  • Subdued and professional

Kombinasi yang satu ini banyak digunakan pada bidang bisnis dan professional karena menghasilkan kesan warna yang tegas namun tetap kalem. Cocok digunakan untuk desain dengan klien korporat atau perusahaan dengan konsepnya yang cukup serius.

  • Sunset over swamp

Salah satu kombinasi yang cocok untuk desain berbau natural atau alam, dengan pemandangan senja dan bunga-bunga yang indah. Kombinasi dari warna ini akan menghasilkan kesan terang dan ceria.

  • Shimmering blue and greens

Shimmering blue and greens menghasilkan kombinasi yang memberi kesan mencolok. Karena memiliki kontras yang tinggi maka desain yang anda hasilkan akan tampak lebih dinamis serta menarik perhatian.

  • Classic and retro

Kombinasi ini didominasi oleh warna-warna gelap sehingga memperlihatkan kesan tegas dan maskulin. Desain yang menggunakan warna ini akan terlihat lebih simple namun tetap menonjol.

  • Blue sunset

Sesuai dengan namanya kombinasi yang dihasilkan dari warna-warna ini sangat cocok untuk menggambarkan hal-hal yang memiliki nuansa tropis atau kondisi di sore hari. kesan yang dihasilkan dari kombinasi ini adalah semangat dan penuh energy. Demikian adalah kombinasi warna yang dapat anda pilih untuk mempercantik karya.

Tinggalkan komentar