5 Cara Mengatasi Flashdisk Shortcut dengan Mudah

Cara Mengatasi Flashdisk Shortcut – Semakin berkembangnya teknologi, kini virus juga bisa menjangkiti benda mati, bukan hanya manusia saja. Virus yang akan dibahas saat ini berbeda sekali dengan virus yang menimbulkan penyakit pada tubuh. Nama virusnya adalah virus shortcut. Lalu bagaimana cara mengatasi flashdisk shortcut jika sudah terkena? Simak penjelasannya.

Bagi yang belum tau tentang virus ini, virus shortcut merupakan sebuah virus yang mampu menyembunyikan file di flashdisk seolah-olah file tersebut hilang, lalu menduplikasikan file tersebut dalam bentuk shortcut.  Selain itu, video ataupun file musik yang tersimpan dalam flashdisk shortcut tidak akan bisa terbaca oleh perangkat pemutar video.

5 Cara Mengatasi Flashdisk Shortcut dengan Mudah

cara mengatasi flashdisk shortcut
cara mengatasi flashdisk shortcut

1. Mematikan Fitur Autorun

Salah satu cara mengatasi flashdisk shortcut adalah dengan mematikan fitur autorun. Fitur ini memungkinkan file berjalan secara otomatis ketika flashdisk terpasang di komputer. Autorun kerap dijadikan wadah untuk menyebarkan file yang berisi virus shortcut ke komputer.

Oleh sebab itu, pengguna harus mematikan fitur autorun ini. Ibaratkan pepatah yang bunyinya “alangkah baik mencegah, daripada mengobati.”

2. Memakai Command Prompt (CMD)

Apabila virus shortcut sudah terlanjur masuk, ada beberapa cara yang dapat mengatasi hal itu, seperti memakai command prompt atau disingkat CMD. Lewat CMD, windows akan diperintah untuk melakukan scanning supaya virus bisa hilang. Banyak cara untuk membuka CMD tergantung jenis windowsnya. Namun untuk semua versi tekanlah windows + R lalu langsung ketik CMD.

Baca juga : Cara Mengatasi Lupa Akun Mi

Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk meluncurkan perintah CMD; tekan tombol windows + R (ketik CMD), masukkan lokasi flashdisk berada, anggap saja berada di drive E lalu ketik E:, setelah itu tulis attrib -h -r -s /s /d *.* dan tekan enter. Jika telah selesai, coba cek kembali flashdisk yang terserang virus itu. Biasanya file akan kembali normal seperti semula setelah memakai cara CMD ini.

3. Menggunakan Metode Format

Cara selanjutnya, bertujuan untuk memperbaiki flashdisk yang kena virus shortcut dengan metode format. Sebelum menggunakan metode ini, pastikan file sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Sebab nantinya file akan ikut terhapus secara otomatis jika menggunakan cara ini. Begini langkahnya; hubungkan flashdisk, klik bagian kanan drive, klik format, lalu pilih FAT32 untuk quick format, dan terakhir tekan start.

4. Mengembalikan File yang ada Virus

Flashdisk yang penuh dengan sarang virus shortcut, jangan pernah dibuang begitu saja. Alih-alih membeli flashdisk yang baru, ternyata ada cara yang bisa dilakukan agar file bisa kembali seperti bentuk semula. Bagaimana caranya? yaitu dengan menggunakan aplikasi Easeus Data Recovery. Selain mengembalikan file, aplikasi ini juga dapat memperbaiki file yang tidak bisa diakses.

Baca juga : Cara Mengatasi Komputer Lelet

Bagaimana caranya? Pertama, install terlebih dahulu aplikasinya di website resmi. Hubungkan flashdisk dan tunggu sebentar sampai flashdisk terbaca di pc. Kemudian buka software atau aplikasinya dan pilih drive flashdisk tersebut. Nantinya akan muncul proses scanning, tunggu proses tersebut sejenak. Setelah proses scanning selesai, pengguna dapat langsung mengembalikan file yang rusak tersebut.

5. Menggunakan Antivirus

Cara terakhir ini bertujuan untuk mencegah masuknya virus shortcut ke komputer melalui flashdisk yang sudah terinfeksi, sekaligus menghilangkan virus shortcut.  Mudah saja untuk caranya, buka aplikasi antivirus, lalu lakukan scanning dan tunggu prosesnya sampai selesai.

Pilih aplikasi antivirus yang ada fitur untuk menghilangkan malware pada shortcut agar tidak dua kali kerja. Selalu nyalakan antivirus untuk mendeteksi dan memblokir virus yang mau mengancam keamanan file.

Nah, itulah 5 cara mengatasi flashdisk shortcut yang bisa dilakukan dengan mudah. Apabila sumber virusnya ternyata ada di komputer, pengguna dapat menghapusnya lewat antivirus dengan proses scanning. Memang virus ini sebenarnya tidak berbahaya tapi tentu akan membuat aktivitas di komputer menjadi terganggu. Maka dari itu, jangan lupa untuk scan file terlebih dahulu sebelum menyalinnya.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan komentar