Apa Perbedaan Marketing Mix 4P dan 7P?

Mengenali bauran pemasaran memang jadi satu kewajiban untuk bagian marketing perusahaan, atau Anda yang memiliki bisnis. Hal ini dikarenakan banyak sekali analisa dan keputusan yang bisa diambil, jika penerapan konsep marketing mix ini tepat dan sesuai dengan produk serta pasar.

Saat ini kategorisasi marketing mix yang paling dikenal mungkin adalah P4 dan P7. Meski pada dasarnya memiliki pembahasan yang sama, namun pada kedua konsep tersebut terdapat perbedaan mendasar yang dapat berpengaruh pada hasil dari analisis bauran pemasaran yang dibuat.

Maka untuk memahaminya lebih jauh, mari kita simak uraian singkat dalam poin-poin berikut ini.

Mengenai Bauran Pemasaran P4, Konsep Klasik yang Masih Relevan

Bauran Pemasaran P4
Sumber : freepik.com

Marketing mix dengan konsep 4P sendiri terdiri atas Product, Price, Place, dan Promotion. Konsep ini dikenal lebih dulu daripada model 7P yang memiliki variabel lebih banyak. Pada pasar atau industri kekinian, bauran 4P masih digunakan untuk beberapa jenis industri, serta pemetaan awal.

Product

Merupakan komoditas utama yang dimiliki, baik itu berbentuk barang atau jasa, yang ditawarkan oleh bisnis Anda. Tentu ini akan jadi inti dari aktivitas pemasaran, sebab ketika produk yang dimiliki berkualitas, maka publik juga akan lebih cepat menyerapnya.

Setidaknya, dengan pondasi produk yang memiliki nilai tinggi, aktivitas pemasaran bisa dijalankan dengan lebih lancar. Semua promosi dan penawaran selalu akan kembali pada kualitas produk yang menentukan loyalitas pelanggan Anda.

Price

Price merupakan komponen kedua dalam marketing mix konsep 4P. Harga dari produk ini yang akan dipasang sebagai harga yang harus dibayar pelanggan untuk mendapatkan produk Anda. Tentu penyusunannya harus tepat, mempertimbangkan biaya produksi, keuntungan, dan harga produk pesaing.

Anda, sebagai pebisnis, bisa melakukan penyesuaian pada kualitas produk, nilai produk di mata pelanggan (bisa dengan promosi, branding, atau riset produk), serta komparasi harga dan nilai dengan produk pesaing. Intinya, adalah bagaimana Anda memasang harga produk yang menurut pelanggan sepadan dengan apa yang ditawarkan.

Place

Poin ketiga dalam konsep ini adalah place atau tempat. Poin ini menekankan pada pemilihan tempat dimana bisnis akan beroperasi, sehingga bisa mengoptimalkan biaya produksi yang muncul. Di waktu yang bersamaan, place juga penting dipilih dengan pertimbangan agar bisa lebih dekat dengan pelanggan atau pasar Anda.

Pada konsep kekinian place tak sebatas pada toko fisik atau tempat manufaktur dan produksi, namun juga sudah mempertimbangkan pula platform tempat Anda akan melepaskan produk. Pemilihan ini, serupa dengan penentuan harga, harus dilakukan secara cermat dan penuh pertimbangan.

Promotion

Poin keempat dalam marketing mix ini adalah soal promosi, yakni bagaimana Anda dan tim merencanakan dan memasarkan produk agar bisa mendapatkan penjualan. Mulai dari pencarian segmen pasar, beriklan, menggunakan kanal promosi yang tersedia, hingga membuat pelanggan merasa tertarik dan membeli produk yang Anda miliki.

Aktivitas ini dilakukan agar publik mengetahui produk Anda, sekaligus menginformasikan keunikan, daya tarik, dan nilainya sehingga publik tertarik untuk membeli.

Tambahan untuk Konsep Marketing Mix Sebelumnya, Physical Evidence, People, dan Process

Konsep Marketing Mix
Sumber : freepik.com

Jika pada konsep 4P terkesan sangat menekankan pada produk dan usaha internal dari bisnis Anda, makan tambahan physical evidence, people, dan process di konsep 7P ini sudah mempertimbangkan pengalaman pelanggan saat berinteraksi dengan produk.

Physical Evidence

Tampilan fisik di sini bukan lagi sekedar soal produk, namun lebih kepada apa yang perusahaan tampilkan untuk dilihat oleh pelanggan. Bentuk dan nuansa toko serta komoditas yang ditawarkan, kesan yang diberikan, dan semua bukti fisik lainnya.

Semua ini bisa berpengaruh pada keputusan pembelian, serta citra yang terbentuk.

People

Bauran pemasaran yang tak mungkin dilepaskan dari seluruh proses ini adalah keberadaan SDM yang cocok dengan bisnis Anda. Produktivitas perusahaan dari hulu hingga hilir ditentukan oleh SDM yang berkualitas, tentu dipadukan dengan sistem yang tersusun rapi.

Semakin tinggi motivasi SDM yang Anda miliki di setiap lini, maka semakin besar pula kesempatan untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik untuk perusahaan dan pelanggan.

Process

Meliputi cara produksi, distribusi ke pelanggan, hingga layanan pasca pembelian. Semua ini akan jadi bagian besar dalam customer experience, sehingga wajib diperhatikan. Dengan pengalaman yang baik, pelanggan memiliki kecenderungan untuk membeli produk kembali, dan bahkan secara tak sadar turut mempromosikannya.

Semakin baik layanan yang diberikan, maka semakin baik pula pengalaman yang didapatkan pelanggan.

Kesimpulan

Jika dilihat secara detail, perbedaan dari kedua konsep ini terletak pada pendalaman yang diberikan. Pada konsep 4P, bauran pemasaran dijelaskan secara lebih umum. Pada konsep 7P, bauran dijelaskan lebih detail, dan mengacu pada kondisi pasar modern saat ini.

Memahami konsep marketing mix memang tak semudah membalik telapak tangan. Ada proses yang cukup panjang di sana, agar setiap konsep tersebut bisa diterapkan secara riil dan berjalan efektif.

Tentu, Anda bisa dengan mudah menggali lebih banyak topik terkait marketing mix di blog resmi milik Jokul by DOKU. Tak hanya menyediakan layanan pengelolaan pembayaran online, Jokul juga memiliki blog dengan berbagai artikel bermanfaat untuk bidang bisnis. Jadi, kunjungi situs resminya sekarang, dan dapatkan informasi yang Anda perlukan!


Dapatkan informasi teknologi paling update rekomendasi dari Terminal Tekno langsung ke smartphone kamu melalui aplikasi Telegram dengan bergabung di https://t.me/terminaltekno



Terminal Tekno

Teminal Tekno adalah Blog yang menyajikan berbagai macam informasi seputar review, teknologi, smartphone, komputer, aplikasi, dan sejenisnya yang paling update.

Leave a Comment